Informasi

Biografi Anthoine Hubert dan Fakta Kematiannya

Anthoine Hubert adalah profesional Formula 2 dari Perancis yang kehilangan nyawanya pada usia yang relatif muda 22 tahun. Berikut ini adalah tinjauan komprehensif pada biografi Anthoine Hubert dan kematiannya.


Biografi Anthoine Hubert


Dilahirkan pada 22 September 1996, adalah rival Perancis dari Formula 2, yang memenangkan juara Seri GP3 pada 2013. Anthoine Hubert mengalami kecelakaan saat menyelam untuk GP Belgia pada 31 Agustus 2019. Anthoine Hubert lahir di Lyon sendiri dan mulai menunjukkan cintanya pada dunia mobil ia mempraktikkan kartu itu pada 2006 ketika Anthoine Hubert baru berusia 12 tahun.


Selama karirnya di lapangan, Anthoine Hubert telah mencapai banyak prestasi, termasuk berada di CIK-FIA Karting Academy Award pada 2010 dan juga memenangkan tempat ketiga di CIK-FIA untuk anak-anak di bawah 18 tahun 2011 dan 2012.


Berkat pencapaian ini, Anthoine Hubert berhasil mengendarai mobil Formula One pada 2013 ketika ia berpartisipasi dalam Formula 4 Perancis (F4) dan segera menjadi juara. Namun sayangnya, Anthoine Hubert meninggal karena kecelakaan ketika dia berkompetisi di Circuit Spa-Francorchamps, Belgia, di Seri 2 Seri pada 31 Agustus 2019.


Anthoine Hubert terlibat dalam putaran lain dari kecelakaan serius yang mengakibatkan Anthoine Hubert menabrak dinding dalam kurva Radillion dalam upaya untuk menghindari pesaing lain, Trident Giuliano Alesi, yang mendengkur saat itu .


Mobil Anthoine Hubert dikembalikan ke jalur Juan Manuel Correa untuk pengemudi Charouz, yang akhirnya menyebabkan keduanya terlibat dalam kecelakaan berkecepatan tinggi yang menyebabkan kedua mobil pecah. Akibat kecelakaan itu, Anthoine Hubert dan Charouz Juan Manuel Correa dipindahkan ke pusat medis regional. Anthoine Hubert akhirnya dinyatakan meninggal, mendorong banyak kontes dan tim motorsport untuk menghormati Anthoine Hubert.
Fakta tentang kematian Anthoine Hubert

  1. Kronologi kecelakaan
    Kecelakaan di kursus Spa-Francorchamps, Belgia, terjadi selama perlombaan kompetisi. Kecelakaan ini sebenarnya menyebabkan dua pembalap lain selain Anthoine Hubert dan terjadi di tikungan tikungan Raidillon.

    Raidillon bahkan memanggil sudut buta lapangan ketika ia tiba di lap kedua tak lama setelah Anthoine Hubert keluar dari Eau Rouge dan Raidillon membungkuk, tiba-tiba kehilangan mobil yang dikendarai oleh kontrol Anthoine Hubert.

    Anthoine Hubert menabrak dinding raidillon sampai mobilnya menabrak di tengah lintasan, diikuti oleh Juan Manuel Correa, pembalap Sauber Team Junior yang datang dengan kecepatan tinggi sehingga kecelakaan tak terhindarkan.

    Pada 241 km / jam, mobil Correa akhirnya menabrak Anthoine Hubert, sampai mobil Anthoine Hubert akhirnya terbelah dua.
    Selain keduanya, pembalap lain yang terlibat adalah Giuliano Alesi. Juan Manuel Correa dan Giuliano Alesi tidak mengalami cedera serius, tetapi Anthoine Hubert meninggal tak lama setelah kecelakaan itu.
  2. Kompetisi dibatalkan
    Karena kecelakaan itu, Anthoine Hubert bergegas ke rumah sakit tetapi disuruh meninggal pada pukul 18.35 waktu setempat. FIA atau Federation Internationale de l’Automobile atau International Automobile Federation secara resmi mengumumkan kepergian Anthoine Huberts. Sebagai hasil dari acara ini, FIA akhirnya mengambil langkah untuk membatalkan balapan Formula 2 Belgia GP 2019, baik sebagai sesi fitur dan sebagai fitur dan perlombaan kecepatan. .
  3. Ras lain yang mati
    Kecelakaan yang terjadi setelah kematian Anthoine Hubert membuat Anthoine Hubert pesaing lain yang meninggal dalam sesi balap Formula 1 setelah kecelakaan itu. Meskipun pesaing pertama yang mati dan mengalami nasib yang sama adalah Jules Bianchi, yang masih bersaing untuk Marussia F1. Tim rival Prancis menabrak seri F1 F1 Jepang pada bulan Oktober. Namun, dia dirawat di rumah sakit dan dalam keadaan koma selama tujuh bulan sampai dia meninggal pada 17 Juli 2015.

    Berisi beberapa informasi tentang saingan cantik dari biografi kematian Anthoine Huberts. Tuhan bisa menerima perbuatan baik.