Categories
Pendidikan

Contoh Proposal Untuk Kegiatan – Pengertian, Fungsi, Format, Dan Contohnya

Contoh Proposal Untuk Kegiatan – Pengertian, Fungsi, Format, Dan Contohnya

proposal
proposal

Proposal umumnya dibuat dengan maksud untuk menggalang dana dalam sebuah penyelenggaraan kegiatan. Tidak hanya berfokus kepada satu kegiatan saja, namun pembuatan proposal dapat dilakukan untuk berbagai macam kegiatan. Kegiatan yang umumnya sering membuat proposal untuk menggalang dana seperti Tournament Olah Raga, Perayaan Silaturahmi, dan lain sebagainya. Tentu saja dengan maksud yang positif dari penyelenggara kegiatan. Dalam pembuatan Proposal diharuskan menggunakan format yang benar dan rapi. Mulai dari tampilan sampai pada isi Proposal itu sendiri mesti dibuat dengan serapi mungkin untuk penghargaan kepada pembaca yang diberi Proposal. Kali ini kita akan membahas mengenai Contoh Proposal Untuk Kegiatan, silahkan simak penjelasannya berikut :

Pengertian Mengenai Proposal

Proposal adalah sebuah bentuk dari Dokument yang memuat isi rencana sebuah kegiatan tertentu dan dirancang secara terperinci serta systematis. Dalam pembuatan Proposal umumnya mengandung maksud atau tujuan guna menjelaskan kepada pihak yang diberi Proposal soal penyelengggaraan kegiatan. Dengan format yang baik Proposal juga menjelaskan mengenai waktu penyelenggaraan kegiatan yang akan datang oleh penyelenggara. Dengan tujuan untuk mendapatkan dukungan dari pihak yang diberi Proposal kemudian menjadi alasan utama mengapa Proposal dibuat. Hal ini dapat berupa Permohonan Dana, Tawaran Kerjasama, Izin, dan lain sebagainya yang menyangkut kekurangan dari penyelenggaraan Kegiatan tersebut tadi.

Fungsi Proposal Dari Berbagai Sudut Pandang

  • Penelitian Umum

Berfungsi untuk dasar mel;akukan penelitian terkait dengan sosial, budaya, ekonomi, dan lain lain

  • Usaha

Sebagai dasar atau gambaran proyeksi untuk pembangunan sebuah usaha

  • Proyek

Proposal memiliki fungsi untuk melakukan tender dari pihak terkait

  • Kegiatan

Sebagai penjelasan atau pemberi informasi mengenai kegiatan yang mencakup pada perayaan, seminar dan lain sebagainya

Sementara pembuat Proposal sendiri perlu memperhatikan segala persiapan sebelum membuat Proposal Yang baik. Jika dilihat secara menyeluruh, bagian dari Proposal terdiri dari sebagai berikut :

  1. Latar belakang permasalahan
  2. Rumusan permasalahan
  3. Hipotesis
  4. Asumsi penelitian
  5. Tujuan penelitian
  6. Manfaat penelitian
  7. Kajian pustaka
  8. Ruang lingkup penelitian
  9. Definisi Pelaksanaan

Format Proposal Secara Umum

Dalam pembuatan Proposal tentu saja harus dibuat dengan susunan format yang rapi seperti telah kita bahas pada paragraph awal artikel ini. Hal tersebut diperlukan dalam pembuautan Proposal apa saja yang terkait dengan kebutuhan dan tujuan pembuatan. Ini dimaksudkan agar pihak penerima Proposal yang dikirim tertarik untuk melibatkan diri dalam hal bantuan sesuai dengan permintaan pembuat Proposal itu tadi. Untuk rujukan mencakup Format Prooposal secara umum silahkan lihat uraian berikut :

  1. Judul Proposal

Ini dibuat terkait dengan nama kegiatan yang akan diselenggarakan, contoh : “ Proposal Kegiatan Tournament Tenis Meja “. Disesuaikan dengan jenis kegiatannya.

  1. Pendahuluan

Pendahuluan umumnya berisi tentang salam pembuka dari Proposal yang dibuat dengan penyampaian yang baik dan susunan paragraph yang menarik.

  1. Latar Belakang

Latar belakang dari Proposal sendiri berisi tentang penjelasan atau alasan terfikirnya atau ide untuk membuat suatu kegiatan. Dalam hal ini dapat dikatakan pembuat proposal menyampaikan apa yang menjadi landasan dari kegiatan tersebut.

  1. Tujuan

Tujuan umumnya dibuat dengan bahsa sedemikian rupa untuk menjelaskan atau dengan kata lain merupakan Presentasi yang berbentuk tulisan dari pembuat Proposal kepada Penerima Proposal

  1. Tema

Berisi tentang tema kegiatan, bentuk kegiatan, slogan dan lain lain

  1. Kebutuhan Yang Diperlukan

Disini berisi tentang rincian kebutuhan yang telah didapatkan maupun yang belum didapatkan dalam persiapan penyelenggaraan kegiatan

  1. Waktu Dan Tempat Dilaksanakan Kegiatan

Berisi tentang kapan dilaksanakannya kegiatan yang akan dibuat, dalam hal ini perlu diperhatikan untuk pembuatan Proposal sebaiknya memiliki tenggat waktu kurang lebih 30 hari sebelum pelaksanaan.

  1. Susunuan Acara Kegiatan

Susunan Berisi penjelasan mengenai susunan acara yang akan dibuat dalam kegiatan.

  1. Susunan Panitia

Struktur panitia Berisi tentang struktur kepanitiaan yang nantinya akan bertugas menurut bidangnya masing masing selama kegiatan diselenggarakan

  1. Anggaran Pendanaan

Dalam hal ini biasanya berisi tentang perincian dana keseluruhan untuk kegiatan. Umumnya penjelasan Anggaran Pendanaan ini menjelaskan nominal dari dana yang akan diminta pada pihak terkait

  1. Penutup

Bagian penutup adalah bagian akhir dari pembuatan Proposal yang berisikan penyampaian terimakasih kepada pihak penerima proposal.

Dari format diatas yang kami jelaskan adalah uraian format Proposal secara Umum. Tetapi perlu diingat bahwa setiap pembuatan Proposal umumnya melihat dari segi kegiatan yang akan diselenggarakan sebelum menentukan format proposal itu sendiri. Karena pembuatan Proposal itu berbeda beda peruntukannya dan tergantung dari kegiatan apa yang akan dibuat oleh pihak panitia penyelenggaranya.

 

Contoh Proposal Isra’ Mi’ Raj

Judul

Proposal Untuk Kegiatan Isra Mi’ raj

Latar Belakang

Dengan memperingati Isra ‘Mirai Nabi Muhammad, kami berharap bahwa kami dapat meniru karakter mulia Nabi Muhammad SAW dan mengajar serta mempraktikkan ajaran yang diajarkan Nabi Muhammad.

Nama Kegiatan

Merayakan Isra Miraj dan melakukan kegiatan perlombaan untuk anak sekolah dasar atau yang setara, sekolah tinggi atau sekolah menengah dan setara (SLTA) atau yang setara. sama, dan Pemuda.

Tema Kegiatan

Dengan memperingati Isra’ Mi’raj marilah kita wujudkan umat Islam yang bermoral dan berahlak baik

Tujuan

  • Menandai hari besar Islam “Israi Miraj”, Nabi Besar Muhammad, SAW
  • Adakan forum atau persaudaraan media dengan kontes pendidikan
  • Media inspeksi diri dalam kehidupan, sehingga mempengaruhi spiritualitas masyarakat, akan menjadi kualitas dan persentase iman

Penyelenggara Kegiatan

Acara ini diselenggarakan oleh:

  • DKM At Taqwa
  • RISMA At Taqwa
  • Masyarakat sekitar

Pelaksana Kegiatan

Panitia penyelenggara terdiri dari anggota RISMA yang terkait

Waktu Dan Tempat

Acara ini akan berlangsung pada:

Hari: Minggu

Tanggal: 2 Juni 2013

Waktu: 8 pagi sampai akhir

Sumber Dana

Terlampir

Penutup

Demikian Proposal kegiatan Isra’ Mi’raj ini kami buat. Harapan kami kegiatan ini dapat menjadi landasan atau motivasi bagi seluruh umat islam agar menjadi pribadi yang baik dalam kerukuna antar umat beragama umumnya. Dan atas kontribusi yang telah diberikan pada kami dalam kegiatan ini kami ucapkan banyak terimakasih

Demikianlah pembahasan tentang Contoh Proposal Untuk Kegiatan lengkap dengan uraian dan penjelasannya yang telah kami bagikan dalam artikel kali ini. Kami berharap ini dapat menjadi referensi untuk kalian yang sedang mencari rujukan terkait Pembuatan Proposal. Semoga ini dapat memberi manfaat dan selamat membaca kembali.

 

 Baca Juga :

Categories
Pendidikan

Pengertian Sosialisasi Menurut Para Ahli

Menurut para ahli, konsep sosialisasi disebut tindakan atau kurikulum berbasis masyarakat. Sosialisasi juga merupakan proses pembelajaran dimana mereka memahami lingkungan sosialnya di perumahan dan masyarakat.

Dari lahir sampai akhir kehidupan, interaksi individu dalam budaya sosial dapat disebut sosialisasi. Interaksi ini berguna untuk mengenalkan orang pada peran mereka dalam lingkungan komunitas.

Para ahli menawarkan pandangan mereka sendiri tentang pemahaman sosialisasi. Tapi secara keseluruhan, tujuan, fungsi dan kemampuan sosialisasi adalah sebagai berikut:

Sosialisasi mencakup program dengan beberapa tujuan:

1. tujuan sosialisasi
Konsep sosialisasi profesional sebagai media pembelajaran Personal norma masyarakat dan nilai sosial dirancang untuk memastikan bahwa setiap anggota masyarakat tahu apa yang penting. Sosialisasi juga merupakan kontrol refleksi diri terhadap seluruh masyarakat.

https://laelitm.com

Tujuan lain adalah untuk memahami lingkungan dan budaya kehidupan masyarakat. Sosialisasi bertujuan untuk menumbuhkan ketrampilan komunikatif seperti membaca dan menulis.

Tujuan utama dari sosialisasi adalah untuk mempraktekkan keahlian dan pengetahuan Anda dalam kehidupan masyarakat. Kegiatan sosialisasi memungkinkan setiap orang untuk memiliki nilai dan keyakinan yang ada di lingkungan sosial.

2. sebuah jenis sosial
Ada dua jenis sosialisasi, yaitu sosialisasi dasar dan Sosialisasi sekunder. Sosialisasi utama ini dilakukan pertama oleh individu karena anak, biasanya dimulai dengan keluarga. Menurut pemahaman ahli sosialisasi dalam proses pemahaman peran konseling di masyarakat.

Sosialisasi utama ini pertama membedakan antara siapa anggota keluarga, berapa banyak budaya yang mereka ketahui, dan peran diri mereka sendiri dan orang lain. Sosialisasi utama ini memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi dan beradaptasi dengan lingkungan.

Sosialisasi sekunder adalah proses memahami apa yang telah seseorang lakukan terhadap lingkungan keluarga ekstra. Kursus ini dirancang untuk mengajari individu tentang nilai atau norma yang berlaku bagi masyarakat.

Sosialisasi ini memberdayakan masyarakat untuk melayani sebagai medium untuk melestarikan, menyebarluaskan dan mewarisi nilai budaya atau sosial masyarakat.

3. entitas media sosial
Konsep sosialisasi para profesional pada dasarnya adalah suatu proses pendidikan dan pembelajaran. Media sosial pertama diterima melalui keluarga. Interaksi dengan orang tua, saudara kandung, dan anggota keluarga lainnya. Sosialisasi semacam ini sangat mempengaruhi perilaku kepribadian dan formasi masyarakat. Sebagai contoh, orang tua menawarkan saran tentang cara menciptakan sikap yang baik yang menyambut tamu.

Media sosial, teman di luar keluarga. Ketika seseorang mulai berinteraksi dengan seseorang di luar rumah mereka, sosialisasi mulai terjadi dengan dunia luar. Contoh sosialisasi bersama teman adalah saling mengajarkan hal baru dalam masyarakat.

Media lain adalah lembaga pendidikan atau sekolah. Media ini juga memiliki dampak besar pada individu, dan menghabiskan sebagian besar waktu di sekolah.

Kehidupan sekolah akan menghilang dari kehidupan seseorang dalam komunitas sosial. Sosialisasi terjadi ketika seorang guru menjelaskan dan menyarankan kepada murid-muridnya.

Menurut para ahli yang banyak disebutkan, ini adalah tinjauan singkat media fungsional dan sosial berdasarkan pengakuan sosialisasi. Sosialisasi merupakan proses yang penting bagi seluruh anggota masyarakat untuk melakukan proses yang penting dalam lingkungan sosial.

Categories
Pendidikan Umum

Perencanaan Rapat

Perencanaan Rapat

Perencanaan Rapat
Bantuan seorang sekretaris dalam merencanakan rapat memegang peranan yang sangat penting dalam menentukan produktivitas rapat. Untuk itu langkah-langkah yang perlu mendapat perhatian Sekretaris dalam merencanakan rapat yang sifatnya resmi adalah :

1. Persiapan Ruangan dan Tata Ruang rapat

Ruangan untuk menyelenggarakan rapat resmi sangat menentukan kelancaran jalannya rapat. Adalah menjadi tugas Sekretaris dalam untuk mempersiapkan ruangan rapat. Untuk rapat yang bersifat rutin biasanya diselenggarakan di Operation Room atau Conference Room yang telah ada di lingkungan kantor. Jika rapat diselenggarakan di Hotel Sekretaris harus pesan kepada Manajer Hotel agar tempat, waktu, tanggal telah dipasang dipapan pengumuman. Papan pengumuman hendaknya diletakkan pada tempat yang mudah diketahui. Biasanya pihak hotel telah memperispakan spanduk misalnya : “Selamat Datang Para Peserta Rapat …. . Sehari sebelum rapat dimulai sekretaris perlu mengadakan “general check” terlebih dahulu agar segalanya bisa dipersiapkan sebaik-baiknya. Persiapkan pula Tata Ruang (Lay out) rapat berdasarkan pertimbangan : Jumlah partisipan,Hubungan masing-masing partisipan,Level keintiman,Jenis rapat (diskusi, presentasi, kuliah dll).Apakah Anda ingin meningkatkan atau memperkecil interaksi.

2. Persiapan Aministrasi

membuat Surat Undangan rapat.Persiapan surat Undangan sebaik-baiknya dan disampaikan paling lambat tiga hari sebelum penyelenggaraan rapat. Dalam surat undangan memuat hari, tanggal, jam, waktu dan acara rapat.
menyusun acara /agenda rapat. Susunlah acara rapat secara tepat, secara berurutan dengan membuat pokok pokoknya saja, dan perhitungkan waktu yang dirinci jam atau menitnya.
menyusun daftar Hadir.Buatlah daftar hadir untuk peserta rapat. Daftar hadir bisa berupa buku tamu bisa juga berupa lembaran biasa.Guna daftar hadir untuk mengetahui jumlah peserta rapat dan sebagai dokumentasi. Mempersiapkan bahan rapat. Bahan rapat yang perlu dipersiapkan jauh sebelum rapat diadakan bisa berupa :

  1. Hasil rapat yang lalu
  2. Hasil kertas kerja para peserta yang akan dibahas
  3. Peraturan-peraturan yang diperlukan
  4. Bahan-bahan penerbitan yang berkaitan dengan materi rapat
  5. Alat-alat tulis, flip chart, marker, penngaris, blok note, pensil dan sebagainya.

 

3. Persiapan Peralatan Rapat

Sekretaris perlu menginventarisasi alat-alat yang digunakn untuk keperluan rapat seperti :

  • Papan dan alat tulis
  • Flip chart yaitu kertas-kertas yang digantung lengkap dengan markernya
  • OHP, slide lengkap dengan layarnya dengan program Microsoft PowerPoint.
  • Sound system, tape recorder
  • Map atau tas untuk tempat bahan-bahan rapat
  • Block note, ballpoint
  • Tustel handycam untuk mengabadikan rapat
  • Membuat catatan hasil rapat (notulis)

 

Sumber : https://seputarilmu.com/

Categories
Pendidikan Umum

NOTULA

NOTULA

NOTULA
Notula adalah catatan laporan singkat tentang pembicaraan atau keputusan dalam rapat. Notula berfungsi sebagai bukti telah diadakan rapat, sumber informasi bagi peserta rapat, landasan bagi rapat berikutnya, alat pengingat peserta rapat.
Maksud pembuatan notula adalah agar apa yang telah dibahas dalam rapat baik rapat untuk pemecahan masalah atau rapat untuk pengambilan keputusan dapat menjadi acuan bagi rapat selanjutnya. Dan bagi peserta rapat yang tidak hadir, notula dapat menjadi informasi atas materi yang dibahas dan kesimpulan yang diperoleh. Notula dapat juga untuk melihat perkembangan perusahaan dari waktu ke waktu. Notula dapat dibagikan kepada peserta rapat bila telah disetujui oleh pimpinan. Notula dibuat oleh sekretaris organisasi atau seseorang yang ditunjuk untuk melaksanakan tugas itu, dan posisi duduknya dekat pimpinan agar sekretaris dapat menebar pandangan ke seluruh peserta.

 

Hal – Hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan notula :

  • Ringkas tapi jelas dan lengkap sehingga mudah dipahami dan tidak menimbulkan penafsiran yang berbeda-beda.
  • Dibuat bukan berdasarkan pemikiran notulis
    Bila ada usulan dan tanggapan terhadap masalah, dapat dipisahkan cara penulisannya agar tidak membingungkan.
  • Dalam penyusunan notula dibedakan mana saja materi yang berupa penyajian informasi, materi yang menyangkut pertimbangan khusus, serta materi yang berupa keputusan.
  • Menggunakan bahasa yang lugas dan langsung pada pokok pembicaraan

Notula yang dibuat saat rapat berlansung merupakan notula awal. Notula ini perlu disempurnakan dengan tidak mengubah isi materi semula, kemudian diketik rapi dan dimintakan persetujuan pada pimpinan untuk menjadi notula akhir.
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan notula :

Bila rapat tersebut rapat rutin, sebaiknya diberi nomor urut rapat, bulan, dan tahun rapat. Misalnya : Rapat Pengurus Yayasan Amal Maret 2007.
Perlu diinformasikan pada judul notula rapat; apakah rapat tersebut merupakan rapat pemberian informasi, rapat pemecahan masalah atau rapat pengambilan keputusan.
Susunan notula lengkap : dari judul sampai penutup diakhiri dengan tanda tangan pimpinan dan notulis rapat.Walaupun notula dibuat ringkas, namun setiap peserta yang berbicara perlu disebutkan namanya, misalnya Ibu Meynar memberikan usulan tentang ….
Keputusan yang diambil dalam rapat hendaknya dicatat secara lengkap
Waktu dimulai dan berakhirnya rapat dituliskan dalam notula.

 

Persiapan dalam pembuatan notula :

  • Sediakan alat tulis dan kertas, tapi sekarang sudah umum digunakan
  • Personal Computer ataupun Note Book atau Laptop untuk penyusunan notula.
  • Sediakan kaset rekaman bila ada pembicaraan yang tidak dapat ditulis.
  • Memahami prosedur rapat sebelum rapat dimulai
  • Sediakan buku-buku referensi yang menunjang materi rapat

 

Isi Notula Rapat

1. Judul notula beserta nama organisasi atau unit organisasi yang menyelenggarakan rapat.
2. Hari, tanggal, tempat serta waktu dimulai dan berakhirnya rapat.
3. Pemimpin rapat
4. Sifat rapat.
5. Nama peserta baik peserta yang hadir maupun yang tidak hadir.
6. Penyempurnaan notula rapat sebelumnya dan pengesahannya.
7. Susunan Acara rapat /agenda rapat (tulis secara berurutan)
8. Jalannya rapat (pembukaan sampai dengan penutup)
9. Ringkasan jalannya rapat.
10. Hasil rapat.
11. Hal-hal yang dibicarakan dalam rapat.
12. Tempat, tanggal, bulan dan tahun pemnuatan
13. Catatan khusus.
14. Nama dan tandatangan pimpinan dan notulis rapat dibagian akhir.
15. Pembuat notula (sekretaris) 16. Pengesahan notula oleh ketua rapat.

 

Sumber : https://sarjanaekonomi.co.id/

Categories
Pendidikan

Rapat

Rapat

Rapat

Pengertian Rapat

Rapat (conference atau meeting) merupakan alat/media komunikasi kelompok yang bersifat tatap muka dan sangat penting, diselenggarakan oleh banyak organisasi, baik swasta maupun pemerintah untuk mendapatkan mufakat melalui musyawarah untuk pengambilan keputusan. Jadi rapat merupakan bentuk komunikasi yang dihadiri oleh beberapa orang untuk membicarakan dan memecahkan permasalahan tertentu, dimana melalui rapat berbagai permasalahan dapat dipecahkan dan berbagai kebijaksanaan organisasi dapat dirumuskan. Walaupun rapat merupakan aktivitas yang sangat penting, namun sering kita temukan beberapa permasalahan dalam rapat, dimana kita sering mendengar adanya keluhan dari pengawai,”Apa sih, gunanya rapat?”. Artinya adanya keterpaksaan anggota organisasi untuk mengikuti rapat karena rapat dianggap tidak perlu, membuang-buang waktu.

 

Hal ini terjadi karena pengelolaan rapat yang kurang tepat antara lain:

  • Para anggota organisasi terlalu sering diminta mengikuti rapat tanpa dipertimbangkan, siapa yang sebenarnya dan seharusnya terlibat dalam rapat.
  • Rapat hanya dijadikan alat pembenaran ide atau kehendak pimpinan.
  • Hasil rapat tidak pernah ditindak-lanjuti atau hanya berhenti pada tataran ide saja, tanpa pernah diusahakan untuk direalisasikan.
  • Dalam suatu perusahaan ataupun organisasi tidak dapat dihindari pasti selalu terjadi konflik internal maupun eksternal. Salah satu komunikasi yang efektif antar kelompok atau individu didalam perusahaan adalah dengan rapat.

 

Berikut di sajikan beberapa pengertian mengenai rapat menurut beberapa ahli:

Menurut Nunung dan ratu Evi (2001:129) rapat merupakan suatu alat komunikasi antara pimpinan kantor dengan stafnya.

Kemudian Wursanto (1987:136) memberikan beberapa pendangan pengertian yang kemudian bisa disimpulkan oleh penulis:

  • Rapat, merupakan suatu bentuk media komunikasi kelompok yang bersifat tataop muka yang sering diselenggarakan oleh banyak organisasi, baik swasta maupun pemerintah.
  • Rapat, merupakan alat untuk mendapatkan mufakat, melalui musyawarah kelompok.
  • Rapat juga merupakan media pengambilan keputusan secara musyawarahn untuk mufakat.
    Juga dapat dikatakan, bahwa rapat, adalah komunikasi kelompok secara resmi.
  • Rapat, adalah pertemuan antara para anggota di lingkungan kantor/organisasi sendiri untuk membicarakan, merundingkan suatu masalah yang menyangkut kepentingan bersama.
    Secara singkat dapat dikatakan pula, bahwa rapat, adalah pertemuan para anggota organisasi/para pegawai untuk membahas hal-hal yang berhubungan dengan kepentingan organisasi.

 

 

Baca Juga Artikel Lainnya :