Categories
Pendidikan Umum

Konsep Penyimpangan Sosiologis

Konsep Penyimpangan Sosiologis

Konsep Penyimpangan SosiologisPengertian Penyimpangan

Istilah “penyimpangan” atau penyimpangan sejati dalam sosiologi telah digunakan sejak awal kelahiran sains. Namun, signifikansi sosiologisnya baru muncul kemudian. Sosiolog dan kriminolog menafsirkan ini sebagai perilaku terlarang, mereka perlu dibatasi, disensor, diancam dengan hukuman atau label yang diterima dengan buruk, sehingga istilah ini sering dikacaukan dengan “pelanggaran aturan” (Rock, 2000: 227-228). Namun, istilah “penyimpangan” lebih luas dari pada rasa bersalah karena penyimpangan bukan murni merupakan pelanggaran pidana. Istilah “penyimpangan” dalam sosiologi tidak selalu jelas bagi sosiolog. Oleh karena itu, setiap sosiolog memiliki pemahaman sendiri tentang istilah (ad hoc). Namun, bagi sosiolog yang mempelajari beberapa perilaku yang dianggap “aneh”, memenuhi rasa ingin tahu dapat memenuhi kebutuhan untuk memahami hal-hal aneh, alasan yang sah mengapa sosiologi melakukan studi ilmiah dari istilah ini. Beberapa sosiolog dapat mengekspresikan pandangan mereka yang berbeda.

Menurut Matza Becoming Deviant (1967)

Matza mengaitkan penyimpangan dengan “penilaian majemuk, perubahan standar penilaian, dan ketidakstabilan moral.” beberapa anggota masyarakat sering mengatasi masalah yang bertentangan dengan standar umum. Tidak seperti Scot dan Theoretical Perspectives on Deviation (1972), “fitur paling penting dari penyimpangan terletak pada evaluasi bagian-bagian lain yang merasa aneh.” Oleh karena itu, istilah penyimpangan dari makna bukanlah makna semantik, tetapi makna asosiatif yang paling penting.

Dampak Pengembangan Bidang Baru Sosiologi

Dan dampak dari pengembangan bidang baru sosiologi penyimpangan sangat besar, karena mereka membantu memperbarui kriminologi ortodoks dan mengembangkan elemen analitik dan empiris (Roc, 2000: 230). Namun di sisi lain, informasi ini memiliki pengaruh besar dari disiplin ilmu lain karena aspek yang dicakupnya juga sangat luas. Akibatnya, perbedaan antara kriminologi dan sosiologi penyimpangan semakin kabur.

 

Baca Juga Artikel Lainnya :